5 Manfaat Menakjubkan Kacang Kedelai

Kebanyakan orang bisa saja beranggap camilan berbahan basic gandum paling sehat dan bernutrisi. Namun, tahukah Anda bahwa kacang kedelai juga tidak kalah sehat berasal dari gandum? Yuk, cari mengerti apa saja kandungan gizi dan kegunaan kacang kedelai buat kesegaran tubuh!

Kandungan nutrisi kacang kedelai

Kacang kedelai adalah salah satu jenis kacang yang memadai kerap dikonsumsi masyarakat.

Kacang yang punya nama latin Glycine max ini terkenal karena mampu diolah menjadi berbagai macam panganan, merasa berasal dari tahu, tempe, susu, kecap, tauco, terigu, sampai minyak.

Berdasarkan warna kulit bijinya, kacang ini punya beberapa jenis, yaitu kedelai hijau, kuning, hitam, dan cokelat.

Di Indonesia sendiri, jenis yang paling banyak ditanam adalah kedelai yang berwarna kuning dan hitam.

Meski begitu, secara lazim seluruh jenis kacang kedelai kaya kandungan nutrisi.

Berikut adalah daftar kandungan karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin dan mineral yang terdapat di dalam 100 g (gram) kacang kedelai:

Air: 20 g
Energi: 286 Kalori (Kal)
Protein: 30,2 g
Lemak: 15,6 g
Karbohidrat: 30,1 g
Serat: 2,9 g
Kalsium: 196 miligram (mg)
Fosfor: 506 mg
Zat besi: 6,9
Natrium: 28 mg
Kalium: 870,9 mg
Seng: 3,6 mg
Karoten: 95 mcg
Thiamin (vitamin B1): 0,93 mg
Riboflavin (vitamin B2): 0,26 mg

Manfaat kedelai untuk kesegaran tubuh

5 Manfaat Menakjubkan Kacang Kedelai

Berikut ini beberapa kegunaan kedelai untuk kesegaran yang sebaiknya tidak dianggap enteng:

1. Kaya asam amino esensial

Kacang kedelai juga punya kandungan seluruh jenis asam amino esensial yang berikan kegunaan kesehatan.

Asam amino esensial adalah jenis yang diperlukan oleh tubuh manusia, tetapi tubuh tidak mampu memproduksinya sendiri.

Alhasil, Anda perlu asupan tambahan berasal dari makanan sehari-hari, seperti kedelai atau makanan olahan lainnya.

Kandungan protein dalam kacang ini berfungsi sebagai pengganti protein berasal dari sumber hewani, seperti daging sapi, unggas, dan telur.

Jadi, kacang kedelai adalah salah satu alternatif asupan protein yang baik andaikata Anda mendambakan kurangi mengkonsumsi daging.

Sebaiknya, menentukan product olahan kedelai utuh yang kaya serat dan protein agar mampu dicerna perlahan oleh tubuh dan sebabkan Anda kenyang lebih lama.

2. Baik untuk jantung

Tahukah Anda bahwa kacang yang menjadi bahan basic tempe dan mengerti ini baik untuk jantung?

Ya, kacang ini merupakan sumber lemak tak bosan ganda yang baik untuk jantung serta kesegaran tubuh Anda secara menyeluruh.

Selain itu, kandungan protein dan isoflavon dalam kacang kedelai berikan kegunaan bersifat penurunan kolesterol LDL (kolesterol jahat).

Kolesterol yang yang terkontrol dengan baik mampu menunjang turunkan risiko Anda terkena stroke, serangan jantung, dan penyakit jantung lainnya.

3. Menurunkan berat badan

Bagi Anda yang tengah mengupayakan turunkan berat badan, para ahli kesegaran menganjurkan kacang ini sebagai pilihan camilan sehat sehari-hari.

Manfaat kacang kedelai satu ini didapat berasal dari kandungan protein dan seratnya yang tinggi untuk menunda lapar.

Di samping itu, kedelai juga punya indeks glikemik rendah.

Indeks glikemik sendiri adalah nilai yang menyatakan seberapa cepat tubuh Anda mengubah karbohidrat menjadi gula darah.

Makanan dengan indeks glikemik rendah condong lebih lambat dicerna tubuh agar tidak sebabkan Anda cepat lapar.

4. Melancarkan pencernaan

Kandungan serat dalam kedelai juga menunjang melindungi saluran pencernaan yang sehat, juga menunjang persoalan buang air besar agar lancar dan teratur.

Manfaat ini juga didapatkan berasal dari kandungan isoflavon di dalam kacang kedelai.

Isoflavon adalah antioksidan yang mampu melindungi sel-sel tubuh berasal dari kerusakan radikal bebas.

Selain menangkal radikal bebas, isoflavon dalam kacang ini ternyata mampu menunjang kerja usus agar sistem pencernaan Anda menjadi lebih lancar.

Rutin makan kedelai juga mampu menunjang kurangi risiko Anda terkena sembelit, kanker usus besar, hernia, dan wasir.

5. Mengendalikan kandungan gula darah

Indeks glikemik rendah dalam kacang kedelai ternyata juga berikan kegunaan segera pada kandungan gula darah dalam tubuh Anda.

Secara umum, jika suatu makanan punya indeks glikemik rendah, potensi makanan selanjutnya sebabkan kenaikan gula darah secara drastis relatif kecil.

Sebaliknya, jika suatu makanan punya indeks glikemik tinggi, tambah besar potensi makanan selanjutnya sebabkan kenaikan gula darah.

Bagi penderita diabetes, hal ini pasti menjadi kabar baik.

Pasalnya, orang dengan diabetes mampu dengan leluasa mengkonsumsi kacang kedelai tanpa kudu khawatir akan mengalami lonjakan kandungan gula darah.

Tak hanya itu, kandungan serat dalam kedelai juga menunjang memperlambat sistem penyerapan makanan dalam tubuh.

Nah, sistem penyerapan yang lambat ini mampu sebabkan Anda merasa kenyang lebih lama. Jika sudah merasa kenyang, Anda biasanya menjadi tidak nafsu untuk makan kalap atau berlebihan.

Tinggalkan komentar