Pengertian Uji Statistik Hipotesis dan Persamaan Estimasi

Pengertian Uji Statistik Hipotesis merupakan metode pengambilan keputusan yang didasarkan dari analisis data, baik dari percobaan yang terkontrol, maupun dari observasi. Dan Uji Hipotesis adalah metode pengambilan keputusan yang didasarkan dari analisa data.

Dalam statistik sebuah hasil dapat dikatakan signifikan secara statistik jika kejadian tersebut hampir tidak mungkin disebabkan oleh faktor yang kebetulan, sesuai dengan batas probabilitas yang sudah ditentukan sebelumnya.

Uji hipotesis adalah cabang ilmu Statistik Inferensial yang dipergunakan untuk menguji kebenaran suatu pernyataan secara statistik dan menarik kesimpulan apakah menerima atau menolak pernyataan tersebut.

Hipotesis adalah kesimpulan sementara yang didasarkan pada observasi dan data yang tersedia yang digunakan sebagai dasar untuk menguji suatu fenomena atau konsep. Hipotesis merupakan prediksi tentang hasil yang diharapkan dari penelitian yang akan dilakukan dan biasanya merupakan jawaban sementara atas research.

Pengertian Uji Statistik Hipotesis

Memahami lebih dalam dunia penelitian dan statistik, yaitu hipotesis statistik. Dalam artikel ini, Kamu akan mendapatkan pengetahuan berupa pengertian, rumus hipotesa nol dan hipotesa alternatif beserta dengan contoh penerapannya.

Bagi seorang mahasiswa semester akhir, pastinya sudah tidak asing lagi dengan hipotesis statistik. Dimana cara ini sering digunakan untuk mengetahui hasil uji penelitian yang sedang diangkat. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hipotesis statistik, pengertian para ahli, contoh dan rumus hipotesesis, dapat dilihat ulasannya sebagai berikut. 

Pengertian Hipotesis Statistik Menurut Para Ahli 

Secara umum, hipotesis statistik adalah rancangan pernyataan atau pertanyaan yang sifatnya masih dugaan. Lantas, bagaimana dengan pendapat para peneliti tentang hipotesis statistik? Berikut pendapat mereka.

1. Borg dan Gall 

Hipotesis statistik menurut Borg dan Gall (1979) adalah ajuan pernysratan yang memuat tiga hal yang mengungkapkan bahwa hipotesis dirumuskan dengan singkat tetapi jelas, hipotesis nyata dan menunjukan apakah ada hubungan dengan variable yang lain. Terakhir, hipotesis harus didukung dengan teori-teori yang telah dikemukakan oleh para ahli secara relevan. 

2. Wagiran 

Pernyataan tentang hipotesis juga disampaikan oleh Wagiran (2010) yang mengartikan bahwa hipotesis sebagai pernyataan yang dapat diuji mengenai hubungan potensial apakah ada hubungan antara satu atau lebih dari satu varibel. 

Adapun manfaat kehadiran hipotesis menurut Wagiran. Diantarannya sebagai membantu dalam menjelaskan sementara terkait gejala-gejala yang mempermudah perluasan pengetahuan di bidang yang diteliti. Adapun manfaat lain, seperti memberikan arah penelitian kepada peneliti, memberikan kerangka sekaligus membantu dalam membuat kesimpulan penelitian. Dalam hal lain, hipotesis juga memberikan pernyataan hubungan yang langsung dapat diuji dalam penelitian.

3. James E Greighton 

Memang ada banyak sekali tokoh yang mencoba mendefinisikan tentang hipotesis. Salah satunya james E Greighton yang mendefinisikan hipotesis sebagai dukungan tentative atau sementara yang memprediksi situasi yang akan diamati. Tentu ini dibutuhkan tenaga lebih ekstra dalam setiap melakukan sebuah penelitian. 

4. Lungberg 

Sedikit berbeda dengan pendapat Lungberg yang memandang hipotesis digeneralisasikan secara tentatif yang valid yang dibutuhkan pengujian untuk mengetahui jawaban jelas dan pasti. 

5. Goode dan Han 

Dari perspektif lain, hipotesis sebagai proposisi yang dimasukan dalam pengujian. Dimana dari hasil pengujian inilah yang nantinya akan membantu dalam menentukan validitas, dan membantu hipotesis apa yang akan dicari. 

6. Nachmias dan A Muri Yusuf

Hipotesis adalah jawaban sementara atau jawaban tentatif terhadap masalah yang diangkat oleh si peneliti. Dari jawaban tersebut, akan digunakan untuk menyatakan apakah ada hubungan dan bentuk variabel bebas yang terikat atau tidak.

Lebih spesifik lagi, Ary Donald fungsi hipotesis selain berfungsi untuk menjelaskan gejala dan memperluas pengetahuan dibidang tertentu, ternyata juga berfungsi untuk mengemukakan pernyataan guna mengetahui apakah ada hubungan dua konsep secara langsung. Sekaligus berfungsi juga untuk memberi arah penelitian dan memberi kerangka pada penyusunan kesimpulan penelitian.

Hipotesis statistik adalah asumsi yang diperuntukan untuk mengasumsi populasi untuk mengetahui nilai-nilai parameternya. Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa hipotesis statistik adalah pernyataan mengenai populasi yang sifatnya masih lemah tingkat kebenarannya. 

Hipotesis statistik ternyata dapat juga berbentuk variable seperti poisson, normal dan binomial. Bisa juga berbentuk lain seperti mean, standar deviasi, proporsi dan varians. Khusus hipotesis statistik wajib dilakukan pengujian ulan g agar dapat diketahui apakah akan berbentuk kuantitas agar dapat diterima atau ditolak. 

Apabila hasil uji diterima, maka hasilnya membenarnya hipotesis yang sudah dibuat. Sebaliknya, jika hipotesis awal tidak sama atau tidak membenarkan, maka uji hipotesis akan ditolak. 

Penutup

Dan itu tadi penjelasan akan Pengertian Uji Statistik Hipotesis dan Persamaan Estimasi yang dapat semester.co.id bagikan untuk kalian dan semoga informasi kali ini dapat memberikan penjelasan yang cukup tepat dan juga bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung dan sampai jumpa dipembahasan lainnya.

Tinggalkan komentar